Aceh Lon Sayang (2)
Siapa bilang orang Aceh jahat-jahat? Ga suka sama pendatang?
Aku punya banyak temen Aceh sekarang. Mereka baik-baik. Membantu setiap kali aku membutuhkan. Mereka yang mengajariku beberapa kata Bahasa Aceh. Mereka juga yang membantuku setiap kali aku kesulitan memulai program di wilayah tertentu. Pendeknya ,ereka tidak suka menyulitkan seperti beberapa temanku katakan sebelum aku menginjakkan kaki di sini.
Masyarakat yang aku layani juga menyenangkan. Mereka mengerti kok, kalo aku ga pake jilbab, itu karena aku kegerahan dan belum terbiasa. Mereka juga mengerti kalo aku hari Minggu harus beribadah, jadi kegiatan bisa dimulai duluan, karena aku akan menyusul setelah pulang ibadah.
Masyarakat yang aku layani juga ga aneh-aneh. Ibu-ibu di lambaro, dengan senang hati menerima bantuan yang kami tawarkan. Mengelolanya dengan sangat baik. Aku senang ketika saat ini melihat mereka sudah jauh lebih maju, dapat mengelola usaha dengan baik.
Ada pula bapak-bapak nelayan. Kalian mungkin tidak membayangkan betapa senangnya melihat mereka berbinar-binar menerima bantuan perahu yang kami berikan. Mesin yang kami distribusikan diterima dengan ucapan allhamdulillah.
See?? Siapa bilang mereka ga tahu terima kasih?? Siapa bilang mereka bikin repot? Mereka menyenangkan kok.
Aku mulai menikmati tinggal di sini, dan mulai mengerti kata kata 'Aceh Lon Sayang'.


0 Comments:
Post a Comment
<< Home